GP Ansor Klaim Bakar Bendera HTI Untuk Jaga Kalimat Tauhid

GP Ansor Klaim Bakar Bendera HTI Untuk Jaga Kalimat Tauhid

22 Okt 2018 | Dilihat 119 Kali | Sumber cnnindonesia.com | Oleh Mederator


GP Ansor Klaim Bakar Bendera HTI Untuk Jaga Kalimat Tauhid Foto [ Ketum GP Ansor benarkan banser NU di Garut membakar bendera HTI saat peringatan hari santri. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho) ]

Baca Juga : Berikut 19 Nama Hari Kiamat


Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Yaqut Cholil Qoumas mengklaim pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan upaya untuk menjaga kalimat tauhid. 

Menurutnya, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU tidak akan membakar jika bukan kalimat tauhid yang tertera pada bendera berwarna dasar hitam itu.

"Saya memahami apa yang dilakukan teman-teman itu adalah upaya menjaga kalimat tauhid," ujar Yaqut saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (22/10).

"Jika bukan bendera yang ada tulisan tauhidnya, bisa jadi oleh mereka (anggota Banser Garut) tidak dibakar, tetapi langsung buang saja ke comberan," lanjutnya.

Yaqut menegaskan bahwa tindakan belasan anggota Banser di Garut itu justru merupakan sebuah penghormatan terhadap kalimat Tauhid dan bukan perbuatan salah. Menurutnya, hal sama juga akan dilakukan jika menemukan sobekan naskah atau mushaf Alquran. 

Yaqut menyatakan bendera itu lebih baik dibakar daripada ada pihak lain yang menaruh di tempat yang tidak semestinya. ia juga tak menyinggung soal  sanksi yang kemungkinan diberikan pada anggota Banser yang nampak terlibat pembakaran.

"Membakar bendera yang ada tulisan kalimat tauhid tersebut, hemat saya, teman-teman ingin memperlakukan sebagaimana jika mereka menemukan potongan sobekan mushaf Alquran," kata Yaqut.

"Mereka akan bakar sobekan itu, demi untuk menghormati dan menjaga agar tidak terinjak-injak atau terbuang di tempat yang tidak semestinya," lanjutnya.

Sebelumnya, CNNIndonesia.com menerima video berisi belasan anggota Banser NU Garut membakar bendera hitam bertuliskan aksara arab yang mirip dengan HTI pada perayaan Hari Santri, Minggu (21/10).

Merujuk dari video berdurasi 02.05 menit itu, belasan anggota Banser Garut terlihat membakar bendera hitam dan bertuliskan aksara arab berwarna putih yang mirip dengan bendera milik HTI.

Meski belum pasti, Yaqut mengklaim benda yang dibakar adalah bendera HTI. Dia pun membenarkan kejadian itu dilakukan oleh anggota Banser di Garut.

Mulanya, ada satu anggota banser yang membawa bendera berwarna hitam bertuliskan aksara arab yang mirip kalimat tauhid. Belasan anggota Banser lainnya kemudian berkumpul untuk bersama-sama menyulut bendera tersebut dengan api. Sebagian dari mereka mengenakan pakaian loreng khas Banser lengkap dengan baret hitam.

Tak hanya bendera, mereka juga nampak membakar ikat kepala berwarna hitam bertuliskan aksara arab itu. Agar kedua benda lebih cepat dilalap api, mereka menggunakan koran yang juga telah disulut. Sementara itu, ada salah satu dari mereka yang mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar.

Saat api mulai besar dan melalap setengah bendera, sejumlah anggota Banser semakin semangat menyanyikan lagu NU. Beberapa di antaranya seraya mengepalkan tangan seirama dengan nada yang dinyanyikan.

"Saya yakin teman-teman melihat itu sebagai bendera HTI. Dan kita enggak ada urusan dengan bendera organisasi yang sudah dibubarkan pemerintah dan faktanya memang mengancam kedaulatan," kata Yaqut.


Video Terkait:


| Sahabat muslim, mari berdakwah bersama kami untuk informasi lebih lanjut silakan KLIK DISINI


Berikut 19 Nama Hari Kiamat
  • Berikut 19 Nama Hari Kiamat

    Senin, | Oleh Mederator | Lihat 97 Kali


  • Pernyataan KH Maruf Amin Jadi Bumerang bagi Elektabitas Cawapres
  • Pernyataan KH Maruf Amin Jadi Bumerang bagi Elektabitas Cawapres

    Sabtu, | Oleh Mederator | Lihat 91 Kali


  • Pencekalan Habib Rizieq Bentuk Kezaliman dan Pembungkaman
  • Pencekalan Habib Rizieq Bentuk Kezaliman dan Pembungkaman

    Sabtu, | Oleh Mederator | Lihat 91 Kali


  • Said Aqil Siradj Tuding GNPF Ulama sebagai Kelompok Penjual Agama
  • Said Aqil Siradj Tuding GNPF Ulama sebagai Kelompok Penjual Agama

    Jumat, | Oleh Mederator | Lihat 107 Kali