Hari Tasyrik yang Disucikan Allah

Hari Tasyrik yang Disucikan Allah

24 Agu 2018 | Dilihat 123 Kali | Sumber okezone.com | Oleh Mederator


Hari Tasyrik yang Disucikan Allah Foto [ Hari Tasyrik setelah Idul Adha ]

Baca Juga : Tiga Karakter Mendasar, Kemuliaan Keluarga Ibrahim


USAI merayakan Idul Adha, umat Islam ternyata merayakan hari besar lainnya yang kadang terlupakan. Adalah Hari Tasyrik.

Hari Tasyrik memang bukan hari raya besar, tapi Hari Tasyrik adalah salah satu hari suci. Sebab, di hari ini, Anda diharamkan untuk berpuasa.

Dikutip dari Muslim Matters, Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah 2:203 ;

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِي يَوْمَيْنِ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَأَخَّرَ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ لِمَنِ اتَّقَىٰ ۗ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

Yang artinya:

"Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang. Barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa baginya. Dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa pula baginya, bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah, bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya."

Di sisi lain, banyak anggapan yang menjelaskan bahwa penamaan Tashreeq ini karena sebelum penemuan sistem pendingin, hujjaj digunakan untuk memotong daging yang mereka peroleh dari udhiya dan qurbani. Sistem sebelumnya menggaramkan daging dan membuatnya kering alami di bawah sinar matahari. Ini juga yang mendasari cara konvensional pendinginan.

Daging kering ini yang memungkinkan hujjaj (jamaah haji, Red) untuk membawa daging tersebut dalam perjalanan panjang mereka. Proses ini yang disebut dengan Tashreeq yang berarti terbit atau sinar matahari. Sekali pun hujjaj tidak mempraktikkan ini lagi, tapi jika Anda memerhatikan kamp di Mina, mungkin Anda akan melihat beberapa orang masih mempraktikan tradisi ini.

Hari ini juga dimaknai sebagai hari dzikir. Tidak dianjurkan untuk umat hujjaj untuk berpuasa pada hari-hari ini, sebaliknya mereka harus menikmati perayaan Idul Adha dengan suka cita; makan dan minum. Rasulullah SAW mengatakan, Hari Tasyrik adalah hari makan dan minum.

Keuntungan dari hari ini adalah memungkinkan hujjaj untuk merayakan hari tersebut dengan makan daging yang mereka tawarkan demi Allah di Idul Adha kemarin. Perayaan Hari Tasyrik ini dilakukan pada 11, 12, dan 13 tanggalan islam.

Lebih lanjut, Allah SWT berfirman dalam surah Al-Hajj 22:36

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

 "Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur."

Sementara itu, Anda juga mesti tahu bahwa ada rutinitas yang harus dilakukan hujjaj selama Hari Tasyrik ini, berikut penjelasannya:

1. Para hujjaj diminta untuk menghabiskan sebagian besar malam, sebaiknya sepanjang malam, dari hari-hari Tashreeq di Mina. Selama hari Idul Adha di malam hari, hujjaj seharusnya sudah berada di Mina dan setelah Subuh mereka akan diizinkan untuk pindah ke Mekah untuk pergi ke hotel atau pergi ke Masjidil Haram untuk berdoa dan beribadah. Beberapa hujjaj yang tidak memiliki hotel lagi dan oleh karena itu mereka menghabiskan hari-hari mereka di Mina dan itu juga berlaku, dan faktanya itu adalah praktek Rasulullah (salla) Allahu alaihi wa sallam).


| Sahabat muslim, mari berdakwah bersama kami untuk informasi lebih lanjut silakan KLIK DISINI


Tiga Karakter Mendasar, Kemuliaan Keluarga Ibrahim
  • Tiga Karakter Mendasar, Kemuliaan Keluarga Ibrahim

    Jumat, | Oleh Mederator | Lihat 110 Kali


  • Hidup Berjiwakan Al-Quran
  • Hidup Berjiwakan Al-Quran

    Jumat, | Oleh Mederator | Lihat 211 Kali


  • Ridho Orangtua dan Urusan Kehidupan Kita
  • Ridho Orangtua dan Urusan Kehidupan Kita

    Kamis, | Oleh Mederator | Lihat 91 Kali


  • Mengandung Babi, Karena Alasan Darurat MUI Fatwakan Mubah Penggunaan Vaksin MR
  • Mengandung Babi, Karena Alasan Darurat MUI Fatwakan Mubah Penggunaan Vaksin MR

    Kamis, | Oleh Mederator | Lihat 125 Kali