Lakukan Ini Kalau Lupa Jumlah Rakaat Saat Salat

Lakukan Ini Kalau Lupa Jumlah Rakaat Saat Salat

13 Agu 2019 | Dilihat 49 Kali | Sumber idmuslim.com | Oleh Admin ID Muslim


Lakukan Ini Kalau Lupa Jumlah Rakaat Saat Salat Foto [ ilustrasi ]

Baca Juga : Naik Haji Antri Tahunan Tapi Dubes RI Ungkap Ratusan Kuota Jemaah Haji Tak Terpakai


Ketika salat, ada saja hal terlintas dalam pikiran sehingga mengurangi kekhusyukan. Hal ini disebabkan oleh gangguan setan agar kita lalai. Salah satu yang mungkin pernah terjadi adalah lupa sudah berapa rakaat ketika sedang melakukan salat. Lalu, apa yang harus kita lakukan?

Menurut Hussein Bahreisj dalam bukunya Do’a Terkabul, kita perlu melakukan sujud Sahwi untuk menebus kekhilafan saat salat. Sujud Sahwi adalah sujud karena kelupaan, misalnya lupa tidak membaca tasyahud awal, rakaat, atau rukunya berlebihan, atau kekurangan bilangan rakaatnya. Masalah kelupaan dalam salat yang sedang dikerjakan disunahkan diganti dengan sujud sahwi.

Menurut Ustaz Ammi Nur Baits pada ceramahnya yang dikutip dari channel YouTube Yufid.tv, lupa terhadap jumlah rakaat tidak membatalkan salat itu sendiri. Pilihlah rakaat yang paling diyakini dan jika ragu maka pilih rakaat paling sedikit. Misal, ketika melaksanakan salat Zuhur lalu lupa dan ragu apakah sudah rakaat 3 atau 4, maka pilihlah yang 3.

”Rasulullah SAW bersabda, 'Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam salatnya, dan tidak mengetahui berapa rakaat ia salat, tiga ataukah empat rakaat, maka buanglah keraguan dan ambillah yang pasti (yaitu yang sedikit). Kemudian sujudlah dua kali sebelum memberi salam. Jika ternyata ia salat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan salatnya. Dan jika, ternyata salatnya memang empat rakaat maka kedua sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan'.” (HR. Muslim Nomor 888)

Tata Cara Sujud Sahwi

Dalam Mughnil Muhtaj, kitab fiqih Syafi’iyah pernah dijelaskan bahwa sujud Sahwi sama seperti sujud ketika salat wajib, yaitu dengan meletakkan dahi, thuma’ninah, menahan sujud, menundukkan kepala, melakukan duduk iftirosy (sama seperti duduk ketika tasyahud awal) ketika duduk antara dua sujud sahwi, duduk tawarruk (sama seperti duduk ketika tasyahud akhir) ketika selesai dari melakukan sujud sahwi. Pada setiap gerakan diawali dengan takbir “Allahu Akbar”: dari duduk akan sujud dan dari sujud ketika akan duduk kembali.

Bacaan Sujud Sahwi

Terdapat perbedaan pendapat mengenai doa ketika melakukan sujud sahwi . Sebagian ulama menganjurkan membaca doa berikut: “Subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw” (Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa). (dari: An Nawawi rahimahullah dalam Roudhotuth Tholibiin, 1/116, Mawqi’ Al Waroq.). Ada juga yang membaca seperti bacaan sujud biasa ketika salat: “Subhaana robbiyal a’laa” (Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi), atau

“Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy.” (Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku).

Dilakukan Sebelum Salam atau Setelah Salam?

Ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya pada akun YouTube Channel Dakwah menjelaskan bahwa waktu yang tepat untuk melakukan sujud Sahwi adalah tergantung kapan kita menyadari lupa jumlah rakaat. Ketika sebelum salam, maka sujud sahwi-lah sebelum salam. Ketika teringat setelah melakukan salam maka lalukan sujud sahwi dua kali kemudian diakhiri salam kembali.

Bagaimana Jika Sedang Salat Berjamaah dan Imam lupa melakukan Tasyahud Awal?

Menurut Ustaz Ammi Nur Baits, pada kasus ini yang pertama harus dilakukan seorang makmun adalah mengingatkan dengan berkata “Subhanallah”. Jika Imam belum berdiri sempurna, maka Imam sebaiknya duduk kembali dan melakukan Tasyahud awal tanpa sujud sahwi sebelum salam. Jika Imam sudah berdiri dengan sempurna untuk melanjutkan rakaat selanjutnya, makmum tetap harus mengikuti imam dan berdiri, lalu sebelum salam melakukan sujud sahwi bersama-sama.

Itulah tadi mengenai sujud sahwi, yaitu sujud yang dilakukan ketika seseorang lupa dengan jumlah rakaatnya atau tidak melakukan tasyahud awal. Sujud sahwi ini seperti yang Rasulullah SAW jelaskan adalah untuk menggenapkan rakaat salat yang kurang jika memang ternyata kurang. Jika ternyata jumlah rakaat salatnya lebih, maka kedua sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan.


Video Terkait:


| Sahabat muslim, mari berdakwah bersama kami untuk informasi lebih lanjut silakan KLIK DISINI


Naik Haji Antri Tahunan Tapi Dubes RI Ungkap Ratusan Kuota Jemaah Haji Tak Terpakai
  • Naik Haji Antri Tahunan Tapi Dubes RI Ungkap Ratusan Kuota Jemaah Haji Tak Terpakai

    Selasa, | Oleh Admin ID Muslim | Lihat 39 Kali


  • Khadijah  Memang Wanita Istimewa
  • Khadijah Memang Wanita Istimewa

    Selasa, | Oleh Admin ID Muslim | Lihat 50 Kali


  • Makna Pernikahan Dalam Islam
  • Makna Pernikahan Dalam Islam

    Selasa, | Oleh Admin ID Muslim | Lihat 33 Kali


  • Polisi Israel Bentrok dengan Umat Islam Saat Salat Idul Adha
  • Polisi Israel Bentrok dengan Umat Islam Saat Salat Idul Adha

    Selasa, | Oleh Admin ID Muslim | Lihat 46 Kali