Video Sniper Zionis Merayakan Penembakan Warga Palestina Memancing Kemarahan

Video Sniper Zionis Merayakan Penembakan Warga Palestina Memancing Kemarahan

12 Apr 2018 | Dilihat 234 Kali | Sumber hidayatullah*com | Oleh Mederator


Video Sniper Zionis Merayakan Penembakan Warga Palestina Memancing Kemarahan Foto [ ]

Baca Juga : Doa Terkabul di Hari Rabu Sumber


Tidak heran para tentara berperilaku seperti ini ketika menteri, legislator, media dan opini publik adalah pihak yang bersorak-sorai atas pembunuhan massal warga Palestina di Gaza

Pemerintah Palestina dan aktivis HAM secara tajam mengkritik dukungan Israel pada tindakan penembak jitunya yang terekam merayakan penembakan terhadap seorang warga Palestina yang berdiri di dalam wilayah Jalur Gaza.

Dalam potongan video itu, yang pertama kali diposting pada Senin dan telah disebarluaskan di media sosial, para tentara terdengar mendiskusikan untuk menembak warga Palestina yang sebenarnya bukan ancaman bagi mereka di dekat pagar pembatas.

Penembak jitu kemudian tampak menembak salah satu dari warga Palestina itu, membuatnya tersungkur ke tanah.

“Wow. Video yang luar biasa! Yes! Dasar B*j*ngan,” salah satu suara di belakang kamera terdengar mengatakan hal itu dalam bahasa Ibrani.

Tidak mungkin memastikan apakah orang yang ditembak dalam video itu terbunuh.

Militer penjajah mengatakan insiden dalam video itu “nampaknya” terjadi beberapa bulan yang lalu.

Rekaman itu muncul di saat militer Israel menghadapi kritik yang meningkat karena penggunaan amunisi tajamnya di perbatasan Jalur Gaza dan membunuh setidaknya 32 warga Palestina yang berdemonstrasi di sana dalam dua demonstrasi massal. Lebih dari 1.400 warga Palestina juga terluka, baik karena peluru tajam maupun peluru karet.

Kecaman dari Palestina

Video itu memancing kritik tajam dari para pejabat Palestina, dengan Saeb Erekat, kepala negosiator Organisasi Pembebasan Palestina, yang mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa bahwa video itu mewakili “kebencian dan penghinaan” terhadap nyawa seorang Palestina.

Ini, katanya, adalah “cerminan mental kejam penjajahan militer Israel dan dorongan dari kebijakan tembak-untuk-membunuh sistematisnya terhadap penduduk sipil Palestina, yang bertentangan dengan keberadaan mereka di tanah Palestina dan pelanggaran yang mencolok semua norma kemanusiaan dan hukum internasional”.

Video itu juga mengundang kecaman yang serupa dari Jamal Zahalka, seorang Palestina anggota Knesset, parlemen Israel.

“Rekaman ini merupakan sebuah contoh yang membuktikan peraturannya. Ini merupakan pembunuhan massal yang dikomandoi oleh [Perdana Menteri Benjamin] Netanyahu, [Menhan Avigdor] Lieberman dan [Kepala Staff Jenderal Gadi] Eisenkot,” kata Zahalka, ketua dari Joint List.

“Tidak heran para tentara berperilaku seperti ini ketika menteri, legislator, media dan opini publik adalah pihak yang bersorak-sorai atas pembunuhan massal warga Palestina di Gaza,” katanya.

Klip video ini tersebar bersamaan   tindak kejahatan rezim tentara Zionis  Israel  dalam aksi ‘Kembali ke Palestina’ yang terjaja yang popular dijuluki ‘The Great March of Return’ yang dimulai sejak hari Jumat, 30 Maret 2018 lalu.

Dukungan internal Israel

Namun, para politisi sayap kiri Israel telah menyampaikan dukungan mereka pada penembakan itu.

“Para penembak jitu layak mendapatkan pujian, fotografer pengadilan militer,” kata Lieberman,

Menteri Pendidikan Naftali Bennet, dari partai kiri Jewish Home, juga membenarkan perilaku yang ditampilkan dalam video itu.

“Menilai para tentara karena mereka tidak mengekspresikan diri mereka sendiri secara elegan sementara mereka melindungi perbatasan kita tidaklah serius,” Bennet mengatakan pada radio militer.

Sementara itu, Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan berusaha memperkecil permasalahan tindakan dalam video: “Video itu tidak menunjukkan tembakan pada semua orang, tetapi pada seorang teroris yang mendekati pembatasan di dalam zona terlarang dari wilayah yang dikuasai Hamas,” dia mengatakan pada radio umum.

“Saya yakin semuanya baik-baik saja,” tambahnya, dia juga berbicara tentang “reaksi manusia” oleh para tentara Israel yang dihadapkan dengan “situasi menegangkan”.

Namun Yael Stein, dari kelompok HAM B’Tselem, mengatakan bahwa itu menunjukkan fakta bahwa kepemimpinan Israel tidak akan menganggap tindakan para tentaranya melanggar hukum.

“Anda terus mendengar bahwa siapapun yang mendekati pagar akan ditembak, dan siapapun yang berpartisipasi dalam demonstrasi itu ‘merupakan bagian dari Hamas, mereka ingin menghancurkan Israel, siapapun merupakan teroris, demonstrasi-demonstrasi semacam itu tidaklah sah’,” kata Stein.

“Jadi, jika debat publik dilakukan dan dipimpin oleh tingkat politik ada di tingkat itu, menunjukkan warga Palestina tidak layak mendapatkan hak yang sama seperti orang lain, tidak mengherankan hasilnya akan seperti ini.”

Kasus Elor Azaria

Bagi warga Palestina, rekaman ini juga merupakan pengingat akan video lain di Maret 2016 yang menunjukkan seorang tentara Israel menembak mati seorang Palestina yang telah tergeletak.

Direkam oleh kelompok HAM dan disebarluaskan secara online, video itu menunjukkan Abdel al-Fattah al-Sharif, seorang warga Palestina berumur 21 tahun, terkapar di tanah karena terluka; dia telah ditembak bersama dengan warga Palestina lain setelah menusuk dan melukai seorang tentara Israel, menurut militer.

Sekitar 11 menit setelah penembakan awal, tentara Israel Elor Azaria menembaknya di kepala tanpa provokasi yang jelas.

Azaria divonis bersalah melakukan pembunuhan dalam pengadilan Israel. Namun para politisi Israel, termasuk Netanyahu, meminta agar dia dimaafkan.

Azaria awalnya dihukum 18 bulan di penjara, tetapi hukumannya kemudian dikurangi hingga sembilan bulan.*/Nashirul Haq AR


Video Terkait:


| Sahabat muslim, mari berdakwah bersama kami untuk informasi lebih lanjut silakan KLIK DISINI


Doa Terkabul di Hari Rabu Sumber
  • Doa Terkabul di Hari Rabu Sumber

    Rabu, | Oleh Mederator | Lihat 277 Kali


  • AS: AS akan menanggapi dugaan serangan kimia di Douma
  • AS: AS akan menanggapi dugaan serangan kimia di Douma

    Selasa, | Oleh Mederator | Lihat 212 Kali


  • Kemenag: Gelombang Pertama Jamaah Haji Indonesia Terbang 17 Juli
  • Kemenag: Gelombang Pertama Jamaah Haji Indonesia Terbang 17 Juli

    Selasa, | Oleh Admin ID Muslim | Lihat 214 Kali


  • Menag Minta Tim Pembahasan RPP Jaminan Produk Halal Bergerak Cepat
  • Menag Minta Tim Pembahasan RPP Jaminan Produk Halal Bergerak Cepat

    Selasa, | Oleh Admin ID Muslim | Lihat 162 Kali